Berita dari Anda

Rektor UNIDA Gontor: Nyata Perang Antara Islam dengan Pemikiran Barat

Rektor UNIDA Gontor: Nyata Perang Antara Islam dengan Pemikiran Barat

Hidayatullah.com— Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi mengatakan perang pemikiran Islam dengan pemikiran Barat yang mengusung pluralisme, sekularisme dan liberalisme adalah hal yang tidak bisa dipungkiri.

Sekarang ini nyata-nyata perang antara Islam dengan liberalisme, sekularisme dan komunisme (pemikiran Barat). Itu hakikat, tak bisa diingkari,” kata Prof. Amal  kepada mahasiswa Indonesia di Pakistan terkait perkembangan terakhir di Indonesia Rabu Sore (19/05/2017).

Pernyataan ini disampaikan Amal saat pertemuan dengan puluhan mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di IIUI, Pakistan.

Dalam pertemuan yang bertempat di Masjid Faisal Islamabad, Amal menyampaikan,  ‘perang pemikiran’ ini sebuah ujian iman bagi manusia dan untuk mengetahui siapa di antara mereka yang berkomitmen kuat terhadap Islam. Ia mengutip firman Allah Subhanahu Wata’ala, “Liyabluwakum ayyukum ahsanu ‘amala.(untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya).

“Kita ini sedang diuji, apakah kita termasuk orang yang komitmen terhadap iman kita. Karena ada orang yang menjual iman, ada yang abu-abu, dan ada yang hitam putih,” ujarnya.

Baca: Dewan Pakar Aswaja Center: Sepilis, Paham Terlarang untuk Umat Islam

Ia juga menyampaikan bahwasanya orang-orang Islam yang menganut liberalisme, sekularisme dan komunisme hanyalah semata-mata mencari keuntungan materi dengan cara menghancurkan Islam.

“Mereka yang mencari uang dengan cara menghancurkan Islam, apakah berkah? Jelas tidak! Orang yang imannya lurus banyak yang lebih kaya dan lebih makmur, berarti fiddunya hasanah wa fil akhirati hasanah (diberi kebaikan di dunia dan di akhirat),” terangnya.

Baca: Liberalisme Bebaskan Orang Lakukan Apapun, Meski Mencelakakan Diri Sendiri

Selanjutnya ia berpesan kepada seluruh mahasiswa agar melawan perang pemikiran dengan pemikiran.

“Pemikiran itu bukan mudhoharoh (manifestasi), tapi hujum (serangan). Dalam ghazwul fikri (perang pemikiran), pemikiran harus dilawan juga dengan pemikiran,” demikian pesannya.

Sebagaimana diketahui, Dr. Amal Fathullah Zarkasyi bersama rombongan UNIDA Gontor ke  Pakistan terkait dengan presentasi makalah di International Islamic University Islamabad (IIUI) serta memperbarui MoU dengan Quaid-i-Azam University.*/ Fakhruddin A (Pakistan)

Rep: Admin Hidcom

Editor: Cholis Akbar

Update aplikasi Hidcom untuk Android Sekarang juga !

Sebarkan :

Baca Juga

Afrakids