frontpage hit counter
Internasional

Penculik Pendeta di RD Kongo Minta Tebusan $500.000

Penculik Pendeta di RD Kongo Minta Tebusan $500.000

Hidayatullah.com—Para penculik seorang pendeta Katolik di Republik Demokratk Kongo (DRC) menuntut uang tebusan setengah juta doalr, kata majelis uskup setempat.

Romo Celestin Nangano diculik dari gerejanya di bagian timur Kongo oleh sekelompok orang bersenjata pada hari Ahad (1/4/2018), sejenak setelah dia menyampaikan ceramah perayaan Paskah di depan jemaatnya.

“Para penculiknya sudah menghubungi paroki St. Paul of Karambi untuk meminta $500.000 uang tebusan untuk pembebasannya,” kata National Episcopal Conference of Congo (CENCO) hari Selasa (3/4/2018) seperti dilansir Deutsche Welle.

Para pejabat gereja itu belum mengungkap apakah tuntutan para penculik itu akan dipenuhi.

Kasus penculikan banyak terjadi di DRC, di mana kelompok-kelompok bersenjata kerap menculik untuk memeras uang dari warga sipil.

Pada Juli 2016, dua pendeta Katolik, Charles Kapasa dan Jean Pierre Akilimali, diringkus dari Paroki Notre Dame di Keuskupan Butembo-Bani, menyusul penculikan tiga romo dari Assumptionist Order pada Okktober 2012.

Sejak itu, tidak satupun pendeta yang diculik itu muncul kembali. Mereka berasal dari daerah yang sama di mana Vincent Machozi Karunzu, seorang pendeta pengamat pelanggaran HAM, dibunuh pada Maret 2016.

Kristen Katolik merupakan kelompok agama terbesar di Kongo, di mana setengah dari penduduk merupakan penganut agama itu. Beberapa bulan terakhir ketegangan antara gereja dan pemerintah meningkat, setelah Presiden Joseph Kabila menolak untuk mundur dari jabatannya. Sedikitnya 8 orang tewas dalam demonstrasi antipemerintah pada Desember 2012.*

Rep: Ama Farah

Editor: Dija

Update aplikasi Hidcom untuk Android Sekarang juga !

Sebarkan :

Baca Juga

Umroh Akbar Arifin Ilham

Gedung PPH