Internasional

Warga Gaza Diculik Di Mesir, Dipenjara oleh Zionis

Warga Gaza Diculik Di Mesir, Dipenjara oleh Zionis
Pintu perbatasan Gaza-Mesir di Rafah.

Hidayatullah.com—Pemerintah Palestina di Tepi Barat hari Selasa (30/7/2013) merilis laporan yang menyebutkan bahwa seorang warga Palestina yang ditahan Zionis Israel sebelumnya diculik di Sinai wilayah Mesir bulan lalu.

Laporan oleh Kementerian Tahanan Palestina itu mengatakan, Wael Abu Rida warga Jalur Gaza mengatakan kepada pengacaranya saat berada dalam tahanan Zionis Israel bahwa dirinya berada di Mesir untuk mencari pengobatan bagi anaknya yang sakit. Bulan Juni lalu dia mendapat panggilan telepon agar pergi ke Rafah, kota perbatasan Mesir-Gaza yang letaknya sekitar 7 kilometer dari perbatasan Israel.

Abu Rida, seorang mantan anggota polisi Palestina, berangkat dari rumahnya menuju tempat pertemuan, lalu menghilang, dan berakhir di Israel, kata laporan tersebut.

Zionis Israel mendakwa Abu Rida pada tanggal 19 Juli dengan tuduhan melakukan serangan terhadap warga Israel atas nama Jihad Islam dan faksi-faksi bersenjata di Palestina lainnya.

Laporan itu mengutip keterangan Abu Rida, 35, yang mengatakan bahwa seorang pengemudi di Rafah bagian Sinai (sudah masuk wilayah Mesir) “menjebak dirinya”.

Abu Rida kemudian dibawa ke rumah pengemudi itu di Sinai. Di rumah tersebut sudah menunggu beberapa orang pria lainnya. Dia meminum suguhan segelas air jus yang sepertinya sudah dibubuhi obat penenang. Abu Rida lantas tidak sadarkan diri, dan saat terbangun dirinya sudah berada di fasilitas interogasi Zionis Israel.

Karim Ajwa, pengacara Palestina yang menemui Abu Rida di penjara Israel, tidak bisa dimintai komentarnya tentang keterangan kliennya tersebut. Sementara pihak Otoritas Penjara Israel tidak bisa mengkonfirmasi bahwa Abu Rida bertemu dengan pengacaranya saat berada di penjara Israel, lapor Reuters.

Pejabat Mesir tidak ada yang bersedia memberikan komentar mengenai insiden penculikan warga Palestina oleh Zionis di wilayah Mesir tersebut.

Sedangkan Muhammad Jabarin, pengacara Israel yang mewakili Abu Rida, menolak untuk berkomentar tentang kasus kliennya dengan alasan ada perintah tutup mulut dari pengadilan Israel.*

Rep: Ama Farah

Editor: Dija

Update aplikasi Hidcom untuk Android Sekarang juga !

Sebarkan :

Baca Juga

Umroh Keluarga

Iklan Bazar