Internasional

Kaum Atheis di Kenya Minta Libur Nasional dan ‘Parade Tak Bertuhan’

Kaum Atheis di Kenya Minta Libur Nasional dan ‘Parade Tak Bertuhan’
Atheist in Kenya (AIK) memperkirakan 5% penduduk Kenya atheis

Hidayatullah.com–Kelompok atheis Kenya meminta agar pemerintah menjadikan tanggal 17 Februari sebagai libur nasional Hari Atheis.

“Orang Kenya yang tidak percaya kepada Tuhan atau dewa-dewa juga berhak atas hari libur nasional,” kata Atheist in Kenya (AIK) dalam pernyataan yang dirilis hari Ahad (19/8/2018), lapor BBC.

Pernyataan itu dikeluarkan beberapa hari setelah pemerintah menyatakan 21 Agustus 2018 merupakan libur nasional guna memperingati hari raya Muslim, yaitu Idul Adha.

Pemilihan 17 Februari sebagai Hari Atheis disebabkan pada tanggal itulah AIK didaftarkan sebagai suatu perkumpulan masyarakat.

“Kami berkeyakinan langkah ini akan mempromosikan kebebasan beragama sebagai hak asasi manusia di Kenya,” kata AIK, yang memperkirakan 5% penduduk Kenya atheis.

Presiden AIK Harrison Mumia mengatakan kepada BBC bahwa organisasinya memiliki 500 anggota terdaftar, dan jumlah itu akan lebih besar jika tidak ada stigma terhadap atheis di Kenya.

“Banyak orang Kenya yang tidak ingin orangtua atau keluarga mereka tahu jika mereka atheis,” imbuh Mumia.*

Rep: Ama Farah

Editor: Cholis Akbar

Update aplikasi Hidcom untuk Android Sekarang juga !

Sebarkan :

Baca Juga

Umroh Akbar Arifin Ilham

Gedung PPH