Internasional

Pentagon Minta Anggaran $2,6 Miliar untuk Pengembangan Senjata Hipersonik

Pentagon Minta Anggaran $2,6 Miliar untuk Pengembangan Senjata Hipersonik
Gedung Departemen Pertahanan AS, Pentagon.

Hidayatullah.com–Departemen Pertahanan Amerika Serikat mengajukan proposal untuk tahun fiskal 2020 dengan besaran dana riset melebihi dari apa yang pernah dimintanya di masa lampau. Anggaran selangit diminta Pentagon untuk pengembangan senjata berteknologi artificial intelligence dan hipersonik.

Pada tahun anggaran 2019 Pentagon meminta dana $716 miliar dan tahun 2020 mengajukan anggaran sebesar $750 miliar.

Jumlah yang signifikan dari dana itu akan dipakai dalam berbagai program riset dan pengembangan, sebab militer Amerika Serikat sangat ingin memiliki persenjataan dengan teknologi terbaru, seperti rudal-rudal hipersonik, yang sudah berhasil diujicobakan oleh China dan Rusia.

Kenaikan anggaran itu diperlukan guna “menempatkan militer AS dalam posisi kokoh dalam persaingan kekuatan selama puluhan rahun mendatang,” kata pejabat sementara menteri pertahanan Patrick M Shanahan seperti dilansir RT Selasa (12/3/2019).

Pendanaan di bidang riset dan pengembangan dipakai antara lain untuk persenjataan hipersonik sebesar $2,6 miliar, sebanyak $3,7 miliar untuk sistem persenjataan yang dapat beroperasi mandiri tanpa awak, serta hampir $1 miliar untuk program artificial intelligence dan pengenalan wajah.

Selain untuk riset dan pengembangan, anggaran yang diajukan Pentagon itu juga dipakai untuk membeli persenjataan dan amunisi serta biaya perang militer AS di berbagai negara.

Operation Inherent Support –peperangan AS melawan ISIS– pada 2020 diperkirakan membutuhkan dana $6,9 miliar. Angka itu berkurang dari anggaran 2019 yang mencapai $8,9 miliar. Penyusutan anggaran itu berkaitan langsung dengan keputusan pemerintahan Presiden Trump yang menarik pasukan AS dari Suriah serta melemahnya kekuatan ISIS alias Daesh.

Sebaliknya, biaya peperangan AS di Afghanistan –yang resminya bernama Operation Freedom’s Sentinel– pada anggaran 2020 membengkak $100 juta menjadi $18,6 miliar.

Dari besaran anggaran itu terlihat jelas bahwa Amerika Serikat belum bermaksud mengakhiri peperangan yang dilakoninya di luar negeri.*

Rep: Ama Farah

Editor:

Update aplikasi Hidcom untuk Android Sekarang juga !

Sebarkan :

Baca Juga

Umroh Akbar Arifin Ilham

Iklan Bazar