Internasional

40 Jamaah Shalat Tewas dalam Aksi Terorisme di Masjid Selandia Baru

40 Jamaah Shalat Tewas dalam Aksi Terorisme di Masjid Selandia Baru

Hidayatullah.com– Empat puluh orang tewas dalam penembakan brutal di dua masjid di pusat Christchurch, Selandia Baru, pada hari Jumat (15/03/2019), dalam apa yang oleh Perdana Menteri Jacinda Ardern disebut “serangan teroris.”

Para pejabat mengatakan bahwa empat orang ditahan, dan sejumlah alat peledak ditemukan melekat pada kendaraan yang mereka hentikan, kutip The New York Time.

“Dengan sangat sedih saya memberi tahu Anda bahwa pada jam 7 malam ini (waktu setempat, red) kami percaya bahwa 40 orang telah kehilangan nyawa,” katanya kutip RNZ, Jumat.

Baca: Brutalnya Aksi Terorisme Penembakan Masjid Selandia Baru

Baca: Indonesia Kecam Penembakan Jamaah di Masjid Selandia Baru

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, mengatakan, ada enam warga negara Indonesia dilaporkan sedang berada di masjid Al-Noor, Christchurch, Selandia Baru, saat insiden penembakan brutal itu terjadi pada Jumat siang waktu setempat.

“Informasi awal, terdapat enam WNI yang berada di masjid tersebut; tiga WNI berhasil melarikan diri dan sudah bisa melakukan kontak. Kita sedang mencoba mencari tiga WNI lain,” kata dia, di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat lansir Antaranews.com.

Ia mengatakan, Kementerian Luar Negeri telah mengirimkan tim dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Wellington untuk menuju Christchurch guna mencari tiga WNI serta memberikan perlindungan bagi ratusan orang Indonesia di kota terbesar di Selandia Baru itu.

Aksi terorisme penembakan terhadap jamaah di Masjid Annur di Christchurch, Selandia Baru, yang terjadi pada hari Jumat, 15 Maret 2019, pukul 13:40 (waktu setempat), sungguh brutal.

Hari ini beredar di media sosial video penembakan yang direkam pelaku penembakan terhadap sejumlah orang yang sedang berada di sebuah masjid.*

Rep: Ahmad

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Update aplikasi Hidcom untuk Android Sekarang juga !

Sebarkan :

Baca Juga

Umroh Akbar Arifin Ilham

Iklan Bazar