Internasional
Dompet Dakwah Media

Dikecam Liburan ke Yunani Semasa Lockdown, Raja dan Ratu Belanda Batal Senang-senang

Dikecam Liburan ke Yunani Semasa Lockdown, Raja dan Ratu Belanda Batal Senang-senang

Hidayatullah.com–Keluarga Kerajaan Belanda kembali ke negerinya setelah liburan yang hanya berlangsung selama satu hari saja, menyusul kecaman dari publik terkait pandemi coronavirus.

Raja Willem-Alexander and Ratu Maxima pergi menuju Yunani pada Jumat malam (16/10/2020) dengan menggunakan pesawat milik pemerintah, sementara rakyat diminta sebisa mungkin untuk tinggal di rumah guna meredam penyebaran coronavirus.

Mereka kemudian pulang dengan menggunakan penerbangan terjadwal KLM dan rombongan keluarga kerajaan itu didaratkan di istana di kota Den Haag pada Sabtu malam.

Mereka meninggalkan negaranya yang sedang memberlakukan aturan karantina wilayah parsial. Kasus harian infeksi coronavirus di Belanda menunjukkan kurva naik, hari Sabtu saja tercatat pertambahan lebih dari 8.000 kasus baru, tertinggi sejak awal pandemi.

Untuk mengatasinya bar, restoran dan kafe-kafe ganja diperintahkan untuk menutup usahanya selama 4 pekan.

Perjalanan Raja Belanda dan keluarganya tidak melanggar aturan, meskipun demikian mereka merasa ketika disorot oleh publik.

“Kami tidak ingin menimbulkan keraguan, bahwa demi mengendalikan virus Covid-19 perlu agar semua panduan yang ada dipatuhi. Perdebatan tentang liburan kami tidak memberikan kontribusi pada upaya itu,” kata pihak istana dalam sebuah pernyataan seperti dilansir BBC.

Tampaknya ada semacam kebingungan tentang siapa dalam pemerintahan yang mengetahui tentang perjalanan liburan itu dan apa kiranya masukan yang yang diberikan kepada keluarga kerajaan.

Keluarga Kerajaan Belanda tidak memiliki peran formal dalam pengelolaan negara. Namun, Kementerian Urusan Umum yang dipimpin oleh perdana menteri bertanggung jawab atas apa yang dikatakan dan dilakukan oleh mereka.

Akibatnya, PM Mark Rutte mendapat tekanan datinkubu oposisi untuk menjelaskan apa saran yang mungkin telah diberikannya kepada Raja Belanda dan mengapa dia tidak menyarankan agar keluarga kerajaan membatalkan liburan mereka.

Peter Rehwinkel, ketua partai PvdA, menyebut perjalanan itu sebagai “pertimbangan yang salah” dan membatalkan liburan merupakan satu-satunya keputusan yang benar.

Ini bukan pertama kalinya keluarga inti istana Kerajaan Belanda mendapatkan kecaman atas perilaku mereka. Pada bulan Agustus keluarga bangsawan itu tertangkap kamera melanggar aturan jaga jarak dengan seorang pemilik restoran di Yunani.

Anggaran tahunan keluarga kerajaan saat ini sedang dikaji ulang menyusul semakin besarnya tekanan dari oposisi.*

Rep: Ama Farah

Editor: Dija

Dukung Kami, Agar kami dapat terus mengabarkan kebaikan Lebih lanjut, Klik Dompet Dakwah Media Sekarang!

Update aplikasi Hidcom untuk Android Sekarang juga !

Sebarkan :

Baca Juga

Rumah Wakaf

Rumah Wakaf