Nasional

Korban Gempa Lombok Terbang ke Palu Jadi Relawan

Korban Gempa Lombok Terbang ke Palu Jadi Relawan
ist.
Bimbo, sebelum ke Palu, dia sudah ikut penanganan bencana di Lombok, NTB, habis dari Lombok, dia langsung ke Palu.

Hidayatullah.com– Gempa dan tsunami Palu-Donggala, Sulawesi Tengah, terus menjadi perhatian berbagai pihak. Bencana yang telah memakan korban meninggal lebih dari seribu jiwa itu mampu mengetuk simpati dan empati masyarakat Indonesia, bahkan dunia. Berbagai lembaga dan perorangan berlomba-lomba menurunkan relawan langsung ke lokasi bencana.

Tak terkecuali korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Meskipun di daerah mereka masih dalam masa pemulihan, beberapa korban gempa lombok bergabung menjadi relawan di Palu.

Baca: Ijtima Ulama Sumsel Peduli Gempa NTB-Sulteng

Asmuni Bimbo salah satunya, baru saja tiba pada Kamis malam (04/14/2018) di Palu setelah terbang dari Lombok ke Makassar, Sulawesi Selatan, dengan pesawat komersial, lalu ikut antrean naik pesawat Hercules ke Palu.

Saat diberi kesempatan memperkenalkan diri di depan relawan gabungan Baitul Maal Hidayatullah (BMH), SAR Hidayatullah, Sahabat Al-Aqsha, Jakarta Islamic School (JIS), dan lembaga lainnya usai shalat maghrib di lapangan Pondok Pesantren Hidayatullah Palu, ia menyampaikan rasa syukur bisa bergabung membantu meringankan beban para korban bencana.

“Saya yakin, jika kita membantu saudara-saudara kita, maka Allah pasti akan membantu kita,” imbuh Bimbo, sapaan akrabnya.

Dia berharap dengan membantu korban Palu, Allah akan segera memulihkan Lombok.*

Baca: Kampus Hidayatullah Palu Jadi Posko Bersama Relawan

Kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Palu di Kelurahan Tondo, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, menjadi posko bersama para relawan dari berbagai lembaga dan komunitas.

Antara lain dari lembaga kemanusiaan internasional asal Turki Humanitarian Relief Foundation (IHH), Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Tim SAR Hidayatullah, Sahabat Al-Aqsha (SA), Laskar Pembela Islam dari FPI, Jakarta Islamic School (JIS), dan sebagainya.

Di posko ini warga sekitar pesantren yang juga korban bencana turut kebagian jatah makan sehari-hari pasca tsunami. “30-an orang sampai 50-an orang, sekitar itu,” ujar Abu Fathun, salah seorang relawan TASK Hidayatullah Peduli Palu di Palu, kepada hidayatullah.com, Rabu (03/10/2018).*/Sirajuddin Muslim

Berita gempa dan tsunami Palu bekerjasama dengan Dompet Dakwah Media

Rep: Admin Hidcom

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Update aplikasi Hidcom untuk Android Sekarang juga !

Sebarkan :

Baca Juga

Umroh Keluarga

Iklan Bazar