Nasional

Setahun Anies, Jakarta dinilai Lebih Nyaman Bagi Rakyat Kecil

Setahun Anies, Jakarta dinilai Lebih Nyaman Bagi Rakyat Kecil
FB Anies Baswedan
Ribuan warga dan suporter Persija Jakarta mengelu-elukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta, Ahad (18/02/2018), menyambut raihan juara Persija pada Piala Presiden 2018.

Hidayatullah.com– Tidak lama lagi atau pada 16 Oktober 2018 mendatang, tepat setahun Jakarta dipimpin oleh Gubernur Anies Baswedan. Setahun ini satu persatu janji kampanye ditunaikan.

Terakhir, walau diragukan banyak orang dan ditentang oleh berbagai kekuatan, Gubernur Anies menuntaskan salah satu komitmen besarnya yaitu menghentikan total semua proyek reklamasi di Teluk Jakarta.

Namun, selama setahun ini, harus diakui, menurut Senator atau Anggota DPD RI Fahira Idris, rakyat kecil lah yang paling merasakan dampak dari kebijakan dan program Gubernur Anies.

Baca: Anies Diapresiasi Serukan Orangtua Antar Anak Hari Pertama Sekolah

“Cara paling mudah menilai efektivitas dan keberhasilan seorang pemimpin adalah dengan melihat bagaimana respons dan tanggapan orang-orang kecil atau rakyat miskin, terhadap kinerja pemimpinnya. Rakyat kecil lebih jujur menilai kondisi Jakarta saat ini dari pada pengamat bahkan wakil rakyat sekalipun. Siapapun tidak bisa membantah bahwa setahun ini Jakarta lebih nyaman bagi rakyat kecil,” tukasnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kepada hidayatullah.com lewat pernyataannya (10/10/2018).

Fahira mengungkapkan, seorang pemimpin memang harus berpihak dan membela kelompok masyarakat yang lemah dan dilemahkan dan menguatkan mereka yang terpinggirkan oleh sebuah sistem dan kebijakan yang tidak mempunyai dimensi keadilan sosial.

Baca: Adu Tegas Anies, Jokowi dan Ahok

Menurut Fahira, era PKL dan becak dikejar-kejar, penggusuran warga kampung kota, dan hanya menjadikan rakyat kecil sebagai obyek pembangunan sudah berakhir dan tinggal menjadi sejarah kelam Jakarta.

Di Jakarta saat ini, lanjut Fahira, gubernurnya menjadi pemimpin bagi kolaborasi warga kota yang berdaya dan turut menjadi subjek pembangunan. Bukan sekadar administrator yang bekerja tanpa rasa dan mengabaikan aspirasi masyarakat bawah.

Fahira terharu melihat ada gubernur yang kinerjanya ‘dirayakan’ begitu antusias oleh rakyat kecil Jakarta yaitu Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) bahkan dihadiahi nasi tumpeng sebagai rasa syukur.

Baca: Anies Baswedan Resmi Mencabut Izin Proyek Reklamasi 13 Pulau

“Sekali lagi saya sampaikan, kalau ingin tahu perubahan Jakarta tanya kepada rakyat kecil, jangan tanya kepada pengamat, wakil rakyat, atau kepada mereka-mereka yang selama ini mendukung reklamasi dan menganggap rakyat miskin kota harus disingkirkan ke balik tembok-tembok tinggi rumah susun karena dianggap mengganggu pemandangan.

Saya sebagai senator menyaksikan langsung kemajuan besar Jakarta saat ini,” pungkas Fahira yang kembali mencalonkan diri sebagai Anggota DPD RI DKI Jakarta pada Pemilu 2019 ini.*

Baca: Anies-Sandi Pastikan Pemprov DKI Segera Lepas Saham Perusahaan Bir

Rep: SKR

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Update aplikasi Hidcom untuk Android Sekarang juga !

Sebarkan :

Baca Juga

Umroh Akbar Arifin Ilham

Gedung PPH