Nasional

KPU: Peran Pemuka Agama Sangat Strategis terkait Pemilu

KPU: Peran Pemuka Agama Sangat Strategis terkait Pemilu
Andi/hidayatullah.com
Rapat pleno ke-35 Wantim MUI di Kantor Pusat MUI, Jakarta, pada Rabu (13/02/2019).

Hidayatullah.com– Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) menggelar rapat pleno ke-35 di Kantor Pusat MUI, Jakarta, pada Rabu (13/02/2019).

Tema pleno kali ini “Penyelenggaraan Pemilu/Pilpres 2019 yang Jujur, Adil, dan Profesional”.

Karena temanya Pemilu, Wantim MUI mengundang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menjelaskan ihwal pesta demokrasi saban lima tahunan itu.

Dalam rapat, anggota Komisioner KPU, Ilham Saputra, menerangkan, Pemilu sebagai sarana yang tersedia bagi rakyat untuk menjalankan kedaulatannya sesuai dengan azas Langsung Umum Bebas Rahasia Jujur dan Adil atau dikenal dengan singkatan Luber Jurdil.

Pemilu, kata dia, mensyaratkan adanya kontestasi antar peserta Pemilu.

“Kontestasi seringkali memunculkan ketegangan di masyarakat akibat perbedaan dan perselisihan antar peserta Pemilu,” ujarnya.

Untuk itu, menurutnya, peran pemuka agama sangat strategis dalam proses demokrasi, dengan memberikan pemahaman terhadap nilai-nilai untuk mendinginkan suasana dalam menghadapi Pemilu serentak tahun 2019.* Andi

Rep: Admin Hidcom

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Update aplikasi Hidcom untuk Android Sekarang juga !

Sebarkan :

Baca Juga

Umroh Akbar Arifin Ilham

Iklan Bazar