Nasional

Soal Komersialisasi Vaksin, Siti Fadilah: Ini Bisnis dan Akan Dorong Pandemi Baru

Soal Komersialisasi Vaksin, Siti Fadilah: Ini Bisnis dan Akan Dorong Pandemi Baru
Ilustrasi

Hidayatullah.com-Menteri Kesehatan RI 2004-2009, Siti Fadilah Supari menyatakan, munculnya pandemi Covid-19 sekarang ini polanya hampir sama dengan munculnya virus flu burung beberapa tahun silam yaitu disertai dengan munculnya vaksin dan obat.

“Nah itu bisa ditebak, kalau orang tidak siap sebelum pandemi, semua orang pasti bingung. Ini ada sekelompok yang menyiapkan vaksinnya,” kata Siti Fadilah dalam sebuah wawancara video podcast youtube dengan Deddy Corbuzier, pada Kamis, 21 Mei 2020.

Deddy kemudian menanyakan maksud dari pernyataan Siti Fadilah, “So, you’re talking about business (apakah kamu bicara soal bisnis)?”

“Ya bisnis, kalau pandemi itu munculnya adalah bisnis vaksin atau komersialisasi vaksin, maka bisa dipastikan akan terjadi pandemi yang akan datang. Hati-hati,” jawab Siti Fadilah.

Menurutnya, kalau ada komersialisasi (diperjual-belikan) vaksin maka pandemi berikutnya kemungkinan akan terus terjadi. “Maka, pasti si industri vaksin ini akan menyusun kekuatan baru untuk mengadakan pandemi berikutnya. Karena panen,” ucapnya.

Dia menduga, jika Covid-19 dibuat oleh sebuah kelompok, serta kemungkinan China dan Amerika merupakan korban dari pandemi ini. “Itu perkiraan saya belum tentu salah belum tentu benar,” katanya.

Karena itu, dia menyarankan Indonesia bisa membuat vaksin virusnya sendiri. “Indonesia harus mandiri membuat vaksin sendiri, kalau nggak perlu vaksin ya nggak usah (bikin). Surabaya juga bisa (bikin), Yogya juga bisa, saya yakin mereka bisa. Yang penting Indonesia harus mandiri bisa bikin vaksin sendiri, bisa bikin rapid test sendiri, bisa bikin swab test sendiri dan kita mampu,” tegasnya.

Siti Fadilah pun menilai, masyarakat Indonesia memiliki antibodi yang baik sehingga mampu melawan Covid-19. “Orang Indonesia itu antibodinya tinggi-tinggi. Saat terjadi flu burung itu antibodi orang Indonesia luar biasa.”*

Rep: Achmad Fazeri

Editor: Rofi' Munawwar

Update aplikasi Hidcom untuk Android Sekarang juga !

Sebarkan :

Baca Juga

Dompet Dakwah Media