Ragam

Kashmir: Srinagar Sebuah Labirin Kawat Berduri dan Barikade Besi

Kashmir: Srinagar Sebuah Labirin Kawat Berduri dan Barikade Besi

Hidayatullah.com–Kota besar di bagian yang dikelola India di wilayah Himalaya Kashmir itu telah berubah menjadi labirin kawat berduri dan barikade besi dengan drone dan helikopter berseliweran di langit.

Meskipun empat juta penduduk Lembah Kashmir, di mana konflik bersenjata telah membara selama beberapa decade, sudah terbiasa dengan blokade, namun blokade kali ini yang diberlakukan setelah langkah mengejutkan pemerintah India pada minggu lalu yang melucuti hak istimewa Kashmir adalah sesuatu yang belum pernah penduduk Kashmir lihat sebelumnya.

Di tengah-tengah labirin yang pintu masuk dan keluarnya terus diubah, orang-orang menemukan diri mereka dibingungkan oleh kota mereka sendiri, dan berjuang keras untuk menghafal rute jalanan yang terus berubah.

“Seluruh kota Srinagar telah diselubungi dengan kawat berduri untuk mendiamkan dan membuat kami patuh,” seorang penduduk mengatakan pada kantor The Associated Press. 

Baca:  India Mencaplok Kashmir di Bawah Bayang

Mahkamah Agung India mengatakan blokade Kashmir akan terus berlangsung

Mahkamah Agung India, yang sedang mengkaji petisi untuk pemberhentian pembatasan ketat di Kashmir, telah mengatakan bahwa tindakan keamanan keras dan pemadaman komunikasi di wilayah itu harus dilanjutkan.

Mahkamah Agung mengatakan situasi di Kashmir “sensitif” dan bahwa pemerintah membutuhkan lebih banyak waktu untuk menanganinya.

“Situasinya dinamis dan berubah setiap hari,” kata Jaksa agung KK Venugopal di Mahkamah Agung, menurut situs pelaporan hukum Bar & Bench.

“Kami sedang meninjau situasi dan mencabut pembatasan langkah demi langkah,” tambahnya dikutip Al Jazeera.

Tidak jelas berapa lama pembatasan akan berlanjut, dengan Venugopal mengatakan itu bisa memakan waktu berhari-hari atau berbulan-bulan.

Baca:Jam Malam di Kashmir Diperlonggar, Belum Jelas Nasib Muslim

Pemblokiran keamanan Kashmir memasuki hari ke 9

Penguncian wilayah yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan memerintahkan warga tetap berada di dalam ruangan itu telah memasuki hari ke Sembilan.

Warga mulai kekurangan barang-barang pokok di bawah jam malam dan pemutusan jalur komunikasi.

Penguncian itu diperkirakan akan berlangsung sampai Kamis, di hari kemerdekaan India.*/Nashirul Haq AR

Rep: Ahmad

Editor: Cholis Akbar

Update aplikasi Hidcom untuk Android Sekarang juga !

Sebarkan :

Baca Juga

Hidayatullah Depok

Iklan Bazar