Jejak Hubungan Kekhalifahan Utsmani dan Kesultanan Demak

Hidayatullah.comAnggapan bahwa Nusantara sama sekali tidak memiliki hubungan dengan Utsmani tentu patut dipertanyakan mengingat Nusantara bukanlah sebuah teritori yang terisolasi dari dunia luar.

Nusantara abad ke 16 M, ungkap Anthony Reid (2015), sedang mengalami “ledakan pasar yang terus menerus” di mana para pedagang dari berbagai belahan dunia sedang asyik menikmati perdagangan dengan negara-negara di Nusantara.

Karena itu, adalah sangat mungkin kesultanan-kesultanan di Nusantara yang sedang berkembang pesat di abad 14-17 M memiliki hubungan dengan dunia Islam lain di kawasan Timur Tengah, tidak terkecuali dengan Turki Utsmani. Apalagi abad ke 16-17 M merupakan zaman di mana Utsmani sedang berada di puncak pengaruhnya.

Disertasi Dr. Kasori Mujahid berjudul Di Bawah Panji Estergon: Hubungan Kekhalifahan Turki Utsmani dengan Kesultanan Demak Pada Abad XV-XVI M (2020) menyimpulkan, kerjasama Turki-Demak semula hanya di bidang dakwah dan perdagangan, kemudian berkembang ke hubungan politik dan militer.

Ini juga mengungkap bahwa Islam di Nusantara merupakan bagian tak terpisahkan dari Dunia Islam secara luas. Islam di Indonesia bukanlah wilayah yang terisolasi dari pergaulan dan dinamika sosial-politik Dunia Islam secara umum.*

Rep: Rofi' Munawwar

Editor: Rofi' Munawwar

Share This

Baca Juga

Rumah Wakaf